Developer : Baca Kesalahan Yang Membuat Aplikasi Android Mobile Berumur Pendek

7 Kesalahan yang Menyebabkan Aplikasi Mobile Berumur Pendek


Apa yang menyebabkan sebuah Perusahaan Berumur pendek. Pada Artikel kali saya akan membahas apa saja yang menyebabkan sebuah aplikasi Mobile Berumur pendek. Disini akan ada beberapa kesalahan umum yang di buat oleh perusahaan, seperti dalam segi pengembangan maupun dari pemasarannya. Dari tulisan ini anda mendapatkan sedikit pengetahuan mempelajari dan menghindari kesalahan yang akan mengakibatkan aplikasi mobile berumur pendek.

     1.     Kesalahan dalam proses pengembangan aplikasi

Memilih metodologi pengembangan yang salah

Dalam masa pengembangan sebuah aplikasi, anda akan di hadapkan pada pilihan yang cukup menantang, memilih apllikasi Native atau Hybrid. Native adalah bahasa pemrograman spesifik yang di kembangkan untuk platform tertentu atau hybrid adalah penggabungan aplikasi native dan Web.

Dalam Pengembangannya, Aplikasi Native Mungkin Lebih Mahal tapi mampu menghasilkan sebuah pengalaman pengguna yang bagus. Sedangan mengembangakn aplikasi hybrid biasanya lebih cepat dan membrikan pengalaman yang berguna yang bagus hampir di semua platform.

Biasanya aplikasi Native Di anggap lebih baik, tapi aplikasi jenis ini tidak boleh selalu menjadi pilihan utama yang tepat untuk perusahaan anda. Dengan Begitu, anda harus melakukan riset dan mengetahui apa saja kebutuhan perusahaan anda untuk bisa memastikan metodologi pengembangan apa yang tepat.

Pemilihan ini merupakan salah satu factor penentu apakah aplikasi Mobile anda akan bertahan cukup lama di pasaran. Itulah sebabnya mengapa anda harus melakukannya dengan benar.
Tanyakan pertanyaan berikut pada diri sendiri:
  • Berapa Ongkos yang anda punya?
  • Berapa lama waktunya?
  • Apa fitur dari sistem operasi yang mungkin akan berguna pada aplikasimu?
  • Pengalaman apa yang anda inginkan untuk pengguna dalam memuaskan mereka?
Jawab pertanyaan tersebut terlebih dahulu sebelum mengembangkan aplikasi.

      2.      Menambahkan terlalu banyak fitur

Kesalahan lainnya yang sering di lakukan para pengembang adalah penentuan fitur pada apllikasi yang  gagal. Mereka berpikir menambahkan banyak fitur merupakan ide yang baik, tapi sebenarnya ini adalah suatu kesalahan umum. Faktanya, terlalu banyak fitur dapat menjadi factor yang buruk dalam kinerja sebuah aplikasi Mobile.

Banyak pengguna Mobile lebih menginginkan pengalaman yang nyaman, cepat, simple dari aplikasi anda daripada mempunyai puluhan fitur yang menyusahkan para pengguna untuk mendapatkan pengalaman yang nyaman.

Anda juga harus bisa memperhitungkan bahwa tidak semua pengguna mempunyai perangat baru yang bisa mendukung spesifikasi aplikasi mobile anda.Masih banyak para pengguna di luar sana yang masih memakai perangkat keluaran lama yang mana bila anda menambah terlalu banyak fitur bisa membuat aplikasi anda mengalami crashing (Error) yang tetntunya bukan hal bagus.

Desain yang simple, bersih dan rapi merupakan hal yang bagus untuk ruang yang terbatas pada layar pengguna, karena semakin banyak fitur pada aplikasi yang anda kembangkan bisa membuat aplikasi lambat. Ini salah satu alas an untuk menghindari banyak fitur.

Sebaiknya anda jangan terlaulu berlebihan menambah banyak fitur. Ada baiknya anda focus pada fungsi inti saja, yang sangat di perlukan untuk memuaskan para pengguna. Jika anda mempunyai sumber daya yang banyak, ada baiknya meningkatkan keterlibatan pengguna dengan tambah menyempurnakan fitur yang penting dari pada menambah banyak fitur.

      3.      Pemilihan platform yang tidak tepat

IOS, Android, Windows: mana yang harus anda pilih? Secara statistik, iOS mungkin populer di AS, namun Android memimpin secara global.

Karena stereotip ini, developer memilih untuk membuat aplikasi iOS hanya karena mereka percaya monetisasi akan jauh lebih mudah. Meskipun mungkin benar, ini tidak universal.

Jadi, apabila anda ingin mempublikasikan aplikasi anda di beberapa Negara, ada baiknya mempertimbangkan kemungkinan alternative yang ada, karena jika anda tidak memperhatikan hal ini, bisa berdampak pada kehilangan pengguna.
    
      4.      Melewatkan tahap pengujian

Masalah yang banyak di alami para pengembang aplikasi Mobile, mereka terlalu terburu buru untuk menyelesaikan pengembangkan aplikasi mereka dan lebih memilih untuk mengambil jalan pintas saat pengujian. Ini lah yang menjadi sebabnya terdapat celah pada aplikasi mobile mereka yang bisa merusak aplikasi tersebut di masa depan. Sebuah kualitas dari pembuatan aplikasi Mobile terdapat di dua tahap yaitu tahap Pengembangan dan Pengujian Aplikasi adalah langkah yang sangat penting dari segi proses pengembangan aplikasi

Tahap pengujian bukan hal yang bisa di anggap remeh. Tahap ini bisa menjadi penentu agar apabila di dalam pengujian, semua fitur dan fungsi bekerja secara maksimal maka Perilisan aplikasi tinggal selangkah lagi.

Menurut Computer Weekly, sebuah survey menunjukkan 47 % jika pada sebuah aplikasi tidak bisa Loading dalam waktu kurang dari tiga detik, aplikasi itu akan di tinggal kan.

Tahap ini merupakan tahap yang tidak boleh anda lewatkan, tahap ini adalah tahapan pemeriksaan performa aplikasi. Jika aplikasi anda memiliki tampilan yang baik dan feel yang pas, tapi tidak memenuhi ekspektasi pengguna, para pengguna akan meninggalkan anda dan beralih ke pesaing anda.

    5.    Jebakan dalam strategi pemasaran aplikasi mobile

Proses onboarding yang buruk

Banyak sekali aplikasi tidak dapat memberikan onboarding (inisiasi atau orientasi) kepada para pengguna secara benar. Ketika aplikasi sudah di rilis, para pengguna akan ditinggal dengan perangkat mereka sendiri. Oleh karena itu, selalu pikirkan tentang pengalaman awal pengguna dan rencanakan sebuah proses onboarding yang cerdas dan konkret.

Dengan begitu, anda tidak akan membuat para pengguna bingung atau frustasi pada saat akan mencoba aplikasi anda untuk pertama kali.

Tahapan selanjutnya adalah membuat beberapa bentuk pedoman analisis untuk membantu anda memahami di mana letak kekurangan aplikasi anda. Tahap ini akan membantu anda mengambil langkah yang tepat dalam memperbaiki masalah ini.

Ingat lah bahwa pengalaman pengguna yang bagus tergantung pada data pengguna dalam bentuk pengujian A/B. dan anda tidak boleh berasumsi anda memiliki jawabanya tanpa melakukan tahapan pengujian.

     6.     Kurangnya rencana pemasaran jitu

Pemasaran?? Ini adalah sebuah Penentu untuk membuat aplikasi anda memiliki banyak pengguna. Ketikas anda membahas tentang pemasaran biasanya yang terpikir oleh anda adalah berapa jumlah unduhan aplikasi tersebut. Tapi, perlu anda ingat bahwa banyak jumlah unduhan tidak menjamin aplikasi yang anda buat akan sukses.

Halaman situs yang menuju tempat download aplikasi Mobile anda tidak di penuhi dengan iklan. Bagaimanapun anda harus memudahkan pengguna anda untuk menemukan aplikasi mobile anda tanpa banyaknya iklan yang menggangu.

Luangkan beberapa waktu untuk lebih mengenall daerah yang berbeda di mana para pengguna akan menemukan produk anda. Toko aplikasi bisa menjadi metode utama, Tapi banyak seklai para penerbit aplikas yang mengabbaik relevansi deskripsi, judulm dan kata kunic pada aplikasi mereka.

Banyak, para developer yang mengabaikan review, tapi kan review sebenarnya baik untuk meningkatkan jumlah unduhan. Jika anda gagal focus pada hal ini, maka anda akan bersiap untuk kehilangan ribuan pelanggan potensial

Simpelnya begini, anda harus menggunakan alat komunikasi yang bisa memudahkan pengguna anda mengetahui tentang seluk beluk aplikasi anda.

Gunakan fitus yang ada, seperti email, halaman facebook, dan twitter untuk melakukan kegiatan pemasaran. Dan yang penting anda secara aktif memperbaiki judul, kata kunci, deskripsi, dan screenshot aplikasimu. Dan jangan lupa menggunakan tool yang berguna untuk para pelanggam menemukan produkmu di toke aplikasi.

     7.     Tidak Membangun Sebuah Hubungan

Kekuatan terbaik dari aplikasi Mobile Berasal dari karakteristiknya yang personal. Setelah pengguna menginstaal perangkat konsumen, mereka telah memiliki produk anda di saku mereka. Hal membuat anda tetap terhubung dengan para pengguna.

Sekarang ini, harapan dari konsumen terus meroket. Pengguna selalu siap memberikan sbuah pertanyaan terkait masalah atau pun saran pada aplikasi yang kembangan tersebut. Tidak adanya tempar melakukan komentar atau pun umpan balik akan membuat para pengguna sangat frustasi. Ini bisa berdampak jelek pada perusahaan yang terkesan tidak mendengarkan para konssumen mereka untuk mengatasi masalah.

Semakin banyak kamu belajar tentang pengguna individu, semakin kamu bisa menyesuaikan aplikasimu dengan pengalaman mereka. Dengan cara ini, pengguna akan mendapatkan nilai lebih dari aplikasimu, yang berdampak pada kesetiaan mereka.

Simpelnya, proses ini hanya tentang bagaimana melakukan pemasaran yang baik, tapi juga belajar dan menargetkan.

Anda bisa mulai mempertimbangakn untuk membangun alat komunikasi yang bisa melakukan penyampaian komentar atau pun umpan balik demi mendengarkan para konsumen anda. Tapi jika anda tida memiliki waktu dan sumber daya untuk membuat alat tersebut, cara layanan yang menyediakannya.

Perlu diingat bahwa ini akan membantumu menumbuhkan retensi, rating, review, dan riset (empat R dalam bisnis aplikasi).

Untuk mengembangkan sebuah aplikasi mobile yang baik, anda harus berpikir ke depan nya secara hati – hati dan mencara tahu apa yang anda butuhkan, kenapa anda membutuhkannya, dan untuk siapa. Ini harus anda piker secara baik sebelum memulainnya, apa lagi sampai harus mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk mengembangkan applikasi ini.

Jika anda telah bisa menghindari kesalahan – kesalahan ini, maka anda telah siap membuat sebuah aplikasi Mobile Yang sangat menarik, simple dan tetap Fungsional.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »